Langsung ke konten utama

Mari Mencegah dengan 3M


Welcome back!
Nah yang udah baca postingan saya kemarin, pasti udah tau dong DBD itu apa?
Mulai dari pengertiannya penanganan sampai pencegahannya udah dipaparin lho di postingan saya kemarin. Di postingan saya yang kedua ini kita bakal lebih mendalami lagi nih tentang pencegahan DBD. Kali ini biar gak bosen aku kasih gambarannya ya....
Pencegahan DBD yang sudah banyak diterapkan dimana-mana dan terbukti efektif yaitu dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bagaimana caranya? Dengan 3 langkah kita bisa memberantas sarang nyamuk? kok bisa? Iyaa dong namanya 3M Plus. Apa itu 3M Plus?? (1) MENUTUP rapat tempat penampungan air (misalnya tempayan, drum), (2) MENGURAS (dan menyikat) tempat – tempat penampungan air (seperti bak mandi, bak WC), (3) MENGUBUR barang bekas yang dapat menampung air hujan (seperti kaleng, ban). Lalu apa Plusnya? Plus nya  yaitu MENGGANTI (air vas bunga, tempat minum burung atau tempat lainnya yang sejenis 1 minggu sekali); MEMPERBAIKI saluran dan talang air yang tidak lancar/rusak; Menutup lubang pada potongan bambu/pohon; MENGHINDARI kebiasaan menggantung pakaian dalam kamar; MENGUPAYAKAN pencahayaan dan ventilasi ruang yang memadai dan menggunakan kelambu serta memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk aedes aegypti. (Priwahyuni & Ropita, 2014)

Nah gimana nih sudah jelas kan mengenai bagaimana penanganan DBD? Ingat ya 3M PLUS. Jadi tunggu apa lagi? Jangan hanya kita tau teorinnya saja tapi pastikan juga kita terlibat dalam aksi nyata mencegah DBD karena sampai saat ini belum ada vaksin untuk pencegahan penyakit DBD ataupun untuk penyembuhannya. Jadi tunggu apa lagi??? Mari bergerak bersama. 


REFERENSI :
Afriza, T., & Nasriati. (2012). Pengaruh Perilaku Masyarrakat dalam 3M Plus terhadap Resiko Kejadian Demam Berdarah di Wilayah Kerja Puskeesmas Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan Tahun 20122. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1-10.

Priwahyuni, Y., & Ropita, T. I. (2014, May). Perilaku Masyarakat tentang Menguras, Menutup, Mengubur (3M) Plus terhadap Bebas Jentik. Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(4), 154-157.

Komentar